Membenci

Pada hakikatnya, ketika kita tersakiti sering kali kita berakhir dengan membenci. Entah itu pada benda, kenangan, atau bahkan manusia. Tapi sadarkah kita bahwa ketika kita membenci hal-hal yang menyakiti tersebut hanya akan membuat setiap hal yang terjadi berujung pada keburukan? Bahkan, kita tidak pernah sadar juga jika sedang membenci sesuatu, seseorang atau kejadian, hanya akan membuat hidup terasa lebih berat, bahkan hal yang kita benci akan mendapatkan keberkahan serta pahala dari Tuhan, sedangkan kita mendapatkan kesengsaraan dan dosa. 

Mengapa begitu? Apakah Tuhan adil dalam hal ini? Tentu saja sangat adil. Karena hal-hal tersebut merupakan bentuk rasa sayang Tuhan pada kita. Tuhan menguji, memberikan rasa sakit yang mungkin membuat dirimu hancur karena Tuhan Maha Mengetahui kondisi hambaNya. Mengapa tidak sebaiknya kita berpikir bahwa, menerima dengan sabar dan ikhlas semua hal yang menyakitkan tersebut akan menghantarkan kita kepada kebahagiaan? Benar, kita akan berbahagia. 

Bahagia tersebut merupakan buah dari kesuksesan dalam menjalani ujian karena Tuhan menyayangimu sebagai hambaNya. Tetaplah bersabar, cobalah mengikhlaskan juga menerima apa-apa saja yang telah menyakitimu. Relakan dan maafkan lah setiap hal yang membuat dirimu hancur sehancur-hancurnya, maka Tuhan akan menggantinya dengan 1000 kali lipat kebahagiaan bagimu.

Wallahua'lam bish-showwab.

Inspired from Surah Al-Baqarah : 286.

Comments

Popular Posts